Kepada siapapun engkau yang mencintaiku…
Aku ingin berucap padamu
Terima kasih telah menjadikanku seseorang yang berarti dalam hidupmu
Terima kasih telah menjadikanku bermakna padamu
Terima kasih telah membuat kehadiranku tak sia-sia
Terima kasih telah kau bangunkan di hatimu untukku sebuah kamar istimewa
Terima kasih telah membuatku merasakan fitrah manusia yang merupakan ujian terberat untuk melawan nafsu duniaNya
Kepadamu yang mencintaiku……..
Kumohon jagalah lisanmu……
Jagalah pandanganmu……..
Jagalah segala perbuatanmu
Dan jagalah hatimu……
Dari bermaksiat padaNya…
Jagalah hatimu yang tertinggi hanya untukNya….
Kepadamu yang mencintaiku…
Janganlah melanggar batas yang telah ditetapkanNya
Janganlah engkau terbawa hawa nafsu yang akan membawa kita pada penyesalan di akhirnya
Kepadaku yang mencintaimu…
Kan ku paksa hati yang telah condong kepadamu
Kan ku paksa mata yang selalu mencari bayangmu
Kan kupaksa segala imajinasi yang berlayar padamu
Kan ku paksa segala sesak di dada ketika pikiranku penuh dengan namamu
Kan kupaksa diriku untuk menahan segala rasa ketika kau tersenyum lembut padaku
Kan kupaksa dengan segala daya agar diri ini hanya ada untukNya
Kan kupaksa diri ini dengan percaya pada janjiNya
Bahwa bila pada saatnya tiba
Bahwa bila engkaulah sang belahan jiwa
Akan ada saatnya saat berucap kata
“saya terima …” dari bibirmu bersama dengan tasbih kepadaNya
saat itulah kan kuberi segala asa, bahagia, suka dan segala rasa di hati ini hanya kepadamu…
Kepadaku yang mencintaimu
Dan kepadamu yang mencintaiku
Bila pun suatu saat, engkau bukanlah yang tertulis untuk menjadi imamku
Dan aku bukanlah orang yang akan membangun bersamamu istana yang penuh dengan tasbih untukNya
Maka hal itulah yang terbaik untukmu
Maka hal itulah yang terbaik untukku
Maka hal itulah yang terbaik untuk agama kita
Maka hal itulah yang terbaik untuk masa depan kita
Maka hal itulah yang terbaik untuk semuanya…
Karena ketidakpastian itulah wahai engkau yang mencintaiku dan aku yang mencintaimu
Entah siapapun engkau
Janganlah membiarkan rasa yang mungkin kini telah ada
Janganlah engkau memupuk bunga cinta yang bukan karenaNya
Janganlah engkau memperbesar segala asa yang ada
Mari kita mundur selangkah
Demi seseorang yang kita tidak tahu siapa
Yang akan menjadi belahan jiwa kita di dunia dan di jannahNya
Meski hati ini ingin berdoa engakaulah orangnya…
Karena aku ingin mendapati kamar hati pemimpinku
Karena aku ingin mendapati tempat terspesial di hati imamku
Hanya dengan namaku
Karena itu…
Akan kujaga kamar yang suatu saat akan menjadi miliknya
Berusaha menghalau sekuat tenaga
Segala rasa yang ingin mengisinya
Dan mengisinya hanya dengan namanya
Dan menghiasinya dengan senyum dan kehangatannya
Dalam janji suci dengan ALLAH sebagai saksinya….
Tulisan ini kepada seseorang yang semoga engkau tetap beristiqomah dijalanNya...